Artikel

Lebih Dekat dengan RS Dera As-Syifa: Menilik Strategi Pelayanan dan Kemitraan Lewat TikTok Live

MA

Marketing

14 April 2026

BANJARHARJO – RS Dera As-Syifa terus memperkuat eksistensi digitalnya sebagai rumah sakit yang transparan dan komunikatif. Pada Kamis, 19 Februari 2026, rumah sakit kembali menyapa masyarakat melalui sesi TikTok Live bertajuk "Mengenal Lebih Dekat RS Dera As-Syifa".

Berbeda dari sesi sebelumnya yang banyak membahas sisi klinis, kali ini narasumber yang dihadirkan adalah Ariyandi Nur Fatkhi, S.IP, selaku Staf Marketing Eksternal. Kehadiran sosok di balik layar pemasaran ini memberikan perspektif baru bagi penonton mengenai bagaimana RS Dera As-Syifa membangun relasi dengan publik dan mitra strategis.

Menjembatani Rumah Sakit dan Masyarakat

Dalam sesi yang berlangsung dinamis tersebut, Mas Ariyandi menjelaskan peran vital marketing eksternal dalam memastikan informasi layanan rumah sakit sampai ke pelosok desa maupun instansi mitra.

"Tugas kami bukan sekadar promosi, tapi memastikan bahwa masyarakat tahu ke mana harus mencari pertolongan medis yang tepat. Kami ingin RS Dera As-Syifa tidak hanya dipandang sebagai gedung pengobatan, tapi sebagai mitra kesehatan bagi seluruh lapisan masyarakat Brebes," ujar Ariyandi di depan kamera.

Bahas Tuntas Kemitraan dan Fasilitas Baru

Selama Live berlangsung, beberapa topik utama yang menjadi sorotan netizen meliputi:

  • Kemitraan Asuransi & Perusahaan: Penjelasan mengenai kemudahan akses bagi pasien pemegang asuransi swasta maupun mitra perusahaan yang telah bekerja sama dengan RS Dera As-Syifa.

  • Program Bakti Sosial: Bocoran mengenai agenda-agenda sosial (CSR) yang akan dilaksanakan rumah sakit di wilayah sekitar dalam waktu dekat.

  • Akses Informasi Terpadu: Bagaimana warga bisa mendapatkan informasi jadwal dokter secara real-time melalui kanal-kanal digital resmi.

Komitmen Menuju Pelayanan Terintegrasi

Melalui kegiatan TikTok Live ini, RS Dera As-Syifa menegaskan Marketing eksternal menjadi garda depan dalam menangkap aspirasi masyarakat untuk kemudian diolah menjadi peningkatan kualitas pelayanan di dalam rumah sakit.